Pages

Funny Muslim Today

"Mai dengar ceriter dari Kami yer "
(Episod 1:Funny Muslim Today)

Funny How...Imagine this happening to you.
One day during Jummah salah, a 1,000 member congregation was surprised to see two men enter, both covered from head to toe in black and carrying sub-machine guns.
One of the men proclaimed, "Anyone willing to take a bullet for Allah remain where you are." Immediately, the congregation fled, and out of the 1,000 there only remained around 20.
The man who had spoken took off his hood, looked at the Imaam and said
"Okay Maulana, I got rid of all the hypocrites. Now you may begin your sermon, and the two men turned and walked out.
Too deep not to pass on...
Funny how simple it is for people to trash Allah, and then wonder why the world's going to hell. Funny how we believe what the newspapers say, but question what the Quran says.
Funny how everyone wants to go to heaven provided they do not have to believe, think, say, or do anything the Quran says.
Funny or is it scary?
Funny how someone can say I believe in Allah" but still follow Shaitaan (who,by the way, also"believes"in Allah).
Funny how you can send a thousand 'jokes' through e-mail and they spread like wildfire, but when you start sending messages regarding Allah, people think twiceabout sharing.
Funny how the lewd, crude, vulgar and obscene pass freelythrough cyberspace, but the public discussion ofAllah is suppressed in the school and workplace.
Funny, isn't it?
Funny how someone can be so fired up for Allah on Friday but be an invisible Muslim the rest of the week.
Are you laughing?
Funny how when you go to forward this message, you will not send it to many on your address list because you're not sure what they believe, or what they will think of you for sending it to them.
Funny how I can be more worried about what other people think of me than what Allah thinks of me.
Are you thinking?
Will you share this with people you care about?

kata kuje (bukan nama sebenar): ish, geram tengok depa yang lari2 tu...lebih takut kan orang dari Tuan Empunya Dunia.

respon syake (bukan diri yang sebenar): huh, ni la manusia zaman sekarang

Jangan Biarkan Hanya Sehari....

Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia.








Dia bertanya kepada Tuhan : "Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah"?
Dan Tuhan menjawab, "Saya telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu."





"Tapi disini, di dalam syurga, apa yang pernah saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia."
"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih berbahagia."
"Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka ?"






"Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar; dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu berbicara."





"Dan apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadaMu ?"
"Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa."
"Saya mendengar bahwa di Bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungi saya ?"
"Malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya."
"Tapi, saya pasti akan merasa sedih karena tidak melihatMu lagi."
"Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang Saya, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaKu, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu."
Saat itu Syurga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya perlahan, "Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Kamu memberitahuku nama malaikat tersebut ?





"Kamu akan memanggil malaikatmu,.... IBU."
Ingatlah selalu kasih sayang ibu, berdoalah untuknya dan cintailah dia sepanjang masa.


Kasih ibu dan ayah tiada time limit...

Setiap detik yang ada, tidak kira mereka engineer, doktor, lawyer, hatta pejuang islam di medan perang, berbakti lah pada ibu dan ayah kita setiap detik yang ada...

Kalau kita inginkan kita ini tergolong dalam golongan mereka-mereka yang membawa panji2 islam, kalau kita mahukan diri kita ini bergelar penghuni syurga, maka jangan kita lupakan ibu dan ayah di kampung sana...

Tanpa mereka, kita tidak akan dilahirkn di dunia ini (asbab musabab)

Paling kurang pun kalau tidak dapat pulang, ayuh lah ambil telefon bimbit masing2

Make a call to them...kalau pada rakan sekerja hatta rakan berseronok kita boleh luangkan masa untuk itu, kenapa tidak untuk ibu dan ayah yang lebih lama berjasa pada kita???

Kenapa tidak pada mereka2 yang tidak pernah meminta satu sen pun balasab dari kita sedangkan kalau dihitung dari saat kita lahir tidak setitis peluh mereka pun kita mampu membayarnya...

Maka ayuh pada mereka yang merasakan diri mereka masih mempunyai ibu dan ayah, barjasa lah pada mereka di saat masih ada ini...
Kata kakak: adik, kenapa nangis2 nie?
Respon adik: akak, adik sedih ramai yang bile da besar lupakan ibu dan ayah mereka..sapa dlm golongan itu amat2 rugi!!
Jawab kakak: betol3x!!!

"Mak Nyah" diiktiraf di mata Malaysia



tidak kritik, rase amat bersalah


kenapa makin teruk, teruk dan teruk malaysia sekarang di bawah pimpinan najib


saya amat mengutuk persembahan teater "patung kertas" baru2 ini yang diadakan di dewan auditorium, tuanku abdul rahman




dengan alasan untuk menunjukkan sikap lembut "mak nyah", mereka terpaksa menggunakan unsur2 negatif dari karakter mak nyah untuk dijadikan sebagai bahan jenaka. selain dari itu pihak penganjur juga mengatakan mereka ingin menunjukkan pada masyarakat nilai-nilai murni pada karakter2 mak nyah (mak nyah menolong seorang ank yang mempunyai penyakit sakit jantung)KLIK...




celaru sungguh saya tengok kefahaman orang sekarang mengenai agama islam


dengan senang agama islam di pandang mudah


hakikatnya islam itu mudah tetapi ia tidak boleh dmudah2kan


hukum hakam agama islam tidak boleh dikompromi


dengan beralasan "aku ingin membuat baik, hasil harta ini akan aku serahkan pada pesakit di IJN" tidak boleh menghalalkan jalan-jalan yang haram untuk dijadikan sumbgan pada mereka.


bahkan mungkin pesakit-pesakit tersebut terpaksa menggunakan hasil "HARAM" yang kita sumbangkn sebagai sumber kehidupan mereka??




saya mohon pada mereka yang terlibat supaya memastikan ia tidak berulang lagi


kalau boleh ambil tindakan pada mereka yang menganjurkan teater itu


kerana ia jelas melanggar batasan agama




Sudah terbukti dalam Al-Quran mengenai kisah umat Nabi Luth. Hampir keseluruhan kaum ini mengamalkan gaya hidup songsang, iaitu melakukan hubungan kelamin sesama sejenis iaitu lelaki dengan lelaki yakni meninggalkan perempuan.




Firman Allah: "Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan keji itu sedang kamu melihat(nya). Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan mendatangi wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak dapat mengetahui (akibat perbuatanmu)." (Surah an-Naml: 54-55)




maka mengapa najib mahu mendusta ayat Allah,


mengapa penganjur berani menidakkan perintah Allah,


berani pula Malaysia mengundang kemarahan Tuan Empunya Dunia


"betapa kafir kamu dengan Allah" tafsir nurul ihsan halaman 12




saya menyokong kata2 ramai pemimpin politik dari lapangan Pakatan Rakyat


konsep "one malaysia" hanya propaganda najib untuk meraih sokongan rakyat


dengan langkah berani pertama najib mulakan melalui mengumumkan harakah diberi semula permit untuk di jual setelah dibekukan semasa pilihan raya lalu kononnya untuk mendapat semula sokongan rakyat perak, tapi nyata rakyat tidak sebodoh itu..




diikuti dengan lakonan muhyidin ke lapangan masyarakat, turun menunjukkan muka dan hanya berkata-kata " kerajaan amat bersimpati" tetapi ia hanya sampai tahap omongan kosong sahaja..


janji manis dan projek cake span yang hanya bersifat sementara tidak dapat mengaburi mata rakyat...rakyat dan generasi muda sekarang sudah celik pada isu-isu semasa...


mereka bukan lagi seperti katak di bawah tempurung, tidak lagi tergoda dengan fatamorgana...




seterusnya dengan ahli jawatan kuasa yang dilantik baru-baru ini khas untuk mengedalikan kes sepasang suami isteri yang berebut menjaga agama anak...


siapa ahli jawatan kuasa itu:


kho tsu kon, shahrizat, jamil khir...


saya tak nak komen tentang peribadi mereka, tapi jelas mereka dan kerajaan di bawah najib gagal membela agama


sibuk nk menjaga manusia tetapi tidak mengendahkan Allah dan ajaran islam...




saya menyeru pembaca sekalian ayuh kita gerakkan kawan-kawan kita,


nyatakan bantahan sekeras-kerasnya pada persembahan teater patung kertas kerana ia jelas melanggar apa yang syarak tetapkan


kta bukan robin hood yang bukan beragama islam yang mencuri harta orang kaya (harta curian adalah tetap haram) dan berniat baik untuk membri kepada fakir harta...



kakak kata "ingat ya, jangan mudahkan agama walaupun agama itu mudah"

adik pula "akak, mereka yang jahil x sedar2 lah"

kakak jawab " betul3x "

DELUSI UMMI (DEDIKASI DARI NICE)

Delusi Ummi
Album : Istimewa Tiada Dua

Munsyid : Nice


Kau sentuh cahaya dengan jemari mu

Dibalik tabir mimpi di raungan merindu

Mengimbas figura di kesumba senja

Tak siapa mendengar ratap hati bonda

Di hadap ranumnya kasih yang manis bermadu

Mengapa kau hanya mengunyah pahit hempedu


Ummi engkau berdelusiImpian ilusi

Mimpi jadi ngeri mengusik dinihari

Ummi engkau kehampaan

Dambaan igauan janji hanya mainan

Gurauan di bibir kau kutip jadi sandaran


Keperitan itu teman mu yang sejati

Di hujungnya bahgia menanti

Bersama harapan dan pengorbanan diri

Terus berbakti


Resahmu sembunyi dalam riuh ketawa

Sebak dada tidak ketara

Tenangnya wajah tabah kau hadapi

Kerana kau yakin

Tuhan lebih mengasihi


Ummi…




Mufti "One Malaysia"..tahniah Najib!

apa nak jadi dengan malaysia bwh najib sekarang
makin meruncing dengan isu "mufti baru" ini
UMNO, dari dulu, kini dan selamanya tidak boleh diharapkan untuk jaga agama
dok sibuk kate nak jaga melayu, melayu, melayu

untuk keterangan lanjut boleh layari link dibawah:
http://dppwp.wordpress.com/2009/04/24/kes-agama-anak-najib-lantik-koh-tsu-koon-jadi-mufti/
http://www.mstar.com.my/variasi/pendapat/cerita.asp?file=/2009/4/28/mstar_pendapat/20090428112040&sec=mstar_pendapat

Syukran, dikau sungguh bermakna bUatku....

berjuang menempuh susah


menanggung derita menongkah fitnah


itulah gelombang hidup samudera luka


seorang mujahid membela tauhid



dipisah dia berkelana


dibelenggu dia uzlah menagih mehnah


namun jiwa tetap mara m'buru cinta


membara demi allah dan rasulNya



berjuang tak pernah senan


gombak derita tiada henti


tenang resah silih berganti


inilah sunnah orang berjuang



malamnya bagai rahib merintih sayu


dihiris dosa air mata


siangnya bagaikan singa di rimba


memerah keringat mencurah tenaga



berjuang memang pahit


kerana syurga itu manis


bukan sedikit mahar yang perlu d'bayar


bukan sedikit pedih yang d'tagih



berjuang ertinya terkorban


rela terhina kerna kebenaran


antara dua jadi pilihan


dunia yang fana atau syurga



Syukran akhi (namo manja abe mie)

lps akhir bln 2 (trn kawe dr sesuatu di an-nahdhoh), start tu kita rapat

dari situ bnyk saya belajar dr saudara helmi, umpama tuk guru padaku

Akhi, x dpt nk luahkn kata2 jika tidak ditentukan pertemuan seterusnya antara kita

walaubagaimanapun, tarbiyah LOQLAQ dari demo yang amat penuh dgn pengisian tu bg impak 1.0 pada kawe

syukran jiddan, moga perhubungan terjalin, kerana Allah swt

ssungguhnya ia xkan mati begitu sahaja walau tidak di depan mata

ish,sedih apo la plk ni...ok akhi

nnt mai klate msk minang deh...hahaha

sekian dari kawe, permulaan dan pengakhiran tiada

ayuh terus menjadi mata2 rantai islam

waAllahua'lam (kasarkn nada, versi mursyidul am)

Sakit kRonik yaNg peRlu diJaGa


saya melihat & mengkaji,dalam masyarakat islam kita ini....penyakit yang paling kronik yang masih gagal diubati oleh doktor ialah penyakit tidak menjaga pandangan mata terhadap lawan gender.....
satu penyakit yang mengakar laju,sukar dibendung lagi...satu penyakit yang mudah merebak dengan cepat & menghasilkan masalah yang besar dalam kehidupan....



satu penyakit yang membuatkan masyarakat menjadi hancur...virus penyakit ini jika tidak dirawat lebih awal akan merebakkan penyakit2 lain



magnet ketertarikan terhadap lawan gender yang kuat akan menyebabkan maksiat2 lain berlaku.....



hal ini pun sebenarnya telah allah s.w.t 'warning'kan dalam 'manual book' Dia iaitu al-quran seperti berikut....Surah An-Nuur ayat 30-31: “Katakanlah kepada orang laki-laki beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang nampak daripadanya.”



ini bukti kasih sayang allah kepada org beriman......Allah menjadikan mata sebagai cermin hati. Jika seseorang menahan matanya bererti dia menahan serta mengawal keinginan hatinya menurut kehendak Allah. Pandangan mata yang tidak terkawal kelak membuahkan perlakuan yang tidak menentu. Menahan pandangan mata itu bertujuan menjaga kehormatan diri. Bukan bermakna Allah melarang pandangan mata secara keseluruhan, tetapi kita diperintahkan untuk menahan sebahagian pandangan mata.



tidak cukup dengan itu,allah dengan sifat kasih sayangNya 'memberi' pula kepada org beriman seorang role model iaitu rasulullah s.a.w untuk mengingatkan lagi hal ini....



Telah berlaku di zaman Rasulullah SAW, ketika al-Fadhl bin Abbas r.a. menunggang unta Rasulullah dalam perjalanan dari Muzdalifah ke Mina, mereka bertembung dengan beberapa wanita yang menaiki unta. Al-Fadhl memandang ke arah wanita itu, lalu Rasulullah memegang kepala al-Fadhl dan memalingkannya ke arah lain.



Begitu sekali larangan yang Rasulullah maksudkan. Jika pandangan itu dibolehkan tanpa batasan, sudah tentu Rasulullah biarkan saja perlakuan al-Fadhl. Rasulullah SAW pernah bersabda yang bermaksud: “Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak Adam bahagiannya dari zina. Dia mengetahui yang demikian itu tanpa dimungkiri. Mata itu berupaya berzina dan zinanya adalah pandangan. Lidah itu berupaya berzina, dan zinanya adalah perkataan. Kaki itu berupaya berzina dan zinanya adalah ayunan langkah. Tangan itu berupaya berzina dan zinanya adalah tangkapan keras. Hati itu berupaya berkeinginan dan berangan-angan. Sedangkan kemaluan membenarkan atau mendustakan yang demikian itu.”



Rasulullah juga pernah bersabda kepada Saidina Ali: “Wahai Ali, janganlah engkau susuli satu pandangan dengan pandangan lagi, kerana yang pertama menjadi bahagianmu dan yang kedua bukan lagi menjadi bahagianmu (dosa atasmu).”



allah & rasulNya telah menjaga kita....memberi guidance kepada kita.....allah & rasul sayang kita...tak nak kita ini dihinakan..malah mahu mengangkat kita kearah darjat kemuliaan....kita patut bersyukur dengan nikmat ini....boleh saja allah membiarkan kita..tanpa al-quran,tanpa rasul,tanpa ulama...jadilah kita makhluk yang hina tanpa panduan..na'uzubillah..


"maka nikmat tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"(surah ar-rahman)-ayat yang diulang2 dalam banyak tempat di dalam surah ini

pesan kakak:"jaga lah pandangan ya.jangan main-main"
jawap adik : "betul2"

Dialog Kota Raya (Muhasabah Diri Sat)

Iman : Assalamualaikum, bos

Diri : Waalaikumussalam wbt.lama tak
nampak awak.Awak cuti ker?

Iman : Taklah, jabatan kami rasa tuan
tak memerlukan kami lagi..

Diri : Laa..kenapa pulak awak cakap
camtu? pentadbiran diri saya
berterabur sekarang bila jabatan kau
takde.. 

Iman : Takdelah, kami lihat
banyak pekerja tambahan tuan
ambil.VCD,SMS,TV..jadi kami rasa
terpinggir

Diri : Entahlah, waktu cuti sebulan ni
saya tak pernah menggaji mereka.Tapi
mereka terlalu rajin buat kerja,
bekerja tanpa gaji,tapi banyak gak
duit saya habis...entah ar

Iman : Tu sebab, kami agak rasa tuan
memencilkan kami. Al Quran, Zikir,
mathurat, solat Malam tak boleh
bekerja dengan mereka..kami memang tak
boleh bercampur dengan mereka..

Diri : Saya tak pernah minta kau
bercuti

Iman : Bagaimana kami ingin bekerja
sedangkan tuan sudah punya pekerja
tambahan? Saya lihat mereka buat tuan
gembira..

Diri : Argh, gembira
apanya..Berterabur kerja kat pejabat
tu!!Tolonglah, bekerjalah dengan saya
kembali

Iman ; Kami sememangnya sudah
berkhidmat dengan tuan dari tuan di
dalam rahim ibu tuan lagi. Tapi, tuan
kadang-kadang mengabaikan kami. Tuan
sediakan makanan untuk bos pekerja
tambahan, En Dosa, tapi kami, tuan tak
sediakan makanan. Kebajikan kami tak
terjaga...

Diri : Maafkan aku. kembalilah bekerja
dengan saya. Saya janji kebajikan kamu
semua saya jaga,En Iman.

Iman : Tuan boleh berjanji, tapi CEO
kita akan memantau tuan, Dialah
Allah.Tuan takkan tak takut menabur
janji tapi melupakannya?

Diri : Janganlah menyalahkan
saya.

Iman : Tuan perlu sedar, kami
hanya bekerja di dalam syarikat yang
bersih, dan amanah..Bukanlah saya nak
memandang rendah pada jabatan baru En
Dosa, tp kami tidak suka cara mereka
bekerja. mereka meminggirkan
kami

Diri : Dah awak tak melawan?

Iman : Tuan, bagaimana kami ingin
menang? Kami terlalu lemah, sedikit
pula tu, kebajikan kami langsung tuan
tak jaga..Sedangkan kami tidak pernah
meminta gaji dari tuan.Cuma kami minta
disediakan ruang yang bersih dan
amanah untuk kami bekerja. salahkah
kami meminta yg sedikit?

Diri : Mereka kadang-kadang lebih
menggembirakan saya

Iman : Kalau begitu maafkan kami. Tak
dapat rasanya kami bekerja untuk tuan
lagi.Tuan perlu memberi kebajikan
kepada mereka.Siapalah kami..

Diri : Ehh, jangan..Bekerjalah dengan
saya

Iman : Buanglah pekerja itu..Mereka
meminta-minta dari tuan.Tuan perlu
berhabis jutaan ringgit untuk mereka.
Sedangkan kami, percuma khidmat kami

Diri : Aduh, mereka pekerja yang
menggembirakan saya.Memang kamu
percuma, tapi kamu kadang-kadang
bising, ini tak boleh, itu tak
boleh..saya rimas

Iman : (senyum sinis)..Maafkan kami
tuan..kami minta diri dulu..tak
perlulah kami berkhidmat dengan tuan
kalau begitu..Kalau tuan perlukan
kami, kami sentiasa di sisi..Tuan
jangan risau, kami maafkan tuan..

Diri : Jangan pergi..saya sanggup
pecat En Dosa..dan ahli
jawatankuasanya, vcd, majalah yang
melalaikan, dan sbagainya

Iman : Tuan betul-betul sanggup?

Diri :Ya, saya kelam kabut sekarang..Tak
tenang,management berterabur..

Iman : Alhamdulillah..kami free of
charge..Tuan takkan rugi, sebaliknya
tuan beruntung besar..Silap hari
bulan, CEO, Allah kita akan naikkan
tuan ke pangkat yang lebih tinggi

Diri : Terima kasih..=)Panggillah ajk
kamu bekerja semula. En Iman, saya
akan jaga kebajikan kamu, panggillah
En mathurat, En Zikir, En Solat,dan
semua ahli jabatan akamu ya?

Iman : Alhamdulillah.Moga keuntungan
tuan bergada-ganda tahun ini dan
seterusnya

Diri : Terima kasih pegawai
kewanganku ..


Dengarlah Pesanan Kami (Person in PIC)



Kita perlu ingat ada satu sifat Allah yang tidak boleh diambil dan ditiru kerana ia hanya khusus untuk Allah sahaja.Sifat itu ialah sifat Al-Kabir, yang bererti sombong ataupun ego . Ini merujuk kepada sebuah hadis yang berbunyi :

“Kabir (sombong) itu adalah selendangku (pakaianku) dan barang siapa yang mengambilnya bererti dia telah menanggalkan pakaianku”.

Jesteru itu, ada baiknya kita menilai diri kita, adakah kita mempunyai sifat ego didalam diri kita atau sebaliknya.Mari kita lihat tanda-tandanya.

1. Kalau diberi sesuatu jawatan dia rasa seronok atau terhibur

Kalau seseorg itu diberi jawatan sama ada kecil @ besar, dia rasa senang hati atau bangga. Tidak pernah b’susah hati, sedangkan org yg tiada sifat ego dlm dirinya dia akn rasa takut utk menerima jawatan itu. Hendak ditolak tidak patut krn telah diberi kepercayaan, ttp dia takut & bimbang kalau-kalau gagal dlm memikul tanggungjawabnya dan akn dipersoalkan di akhirat kelak.

2. Kalau dia seorang pemimpin dia bersikap kasar

Kalau dia pemimpin, dia tidak pernah memikirkan perasaan anak buahnya. Arahannya lebih berbentuk suruhan drpd meminta bantuan. Dia tidak mengira sama ada anak buahnya tersinggung ataupun tidak asalkan kerjanya siap.

3. Kalau tidak terlantik rasa tidak senang

Dia akn merasa susah hati @ tergugat apbila org lain memegang jawatan yg dia rasakan m’pu utk m’jawatnya. Dia jg akan merasa tidak senang sekiranya ditukarkan jawatan ke bhgn lain apatah lagi jika diturunkan pangkat. Org yg tidak ego akan b’khidmat selagi mampu dgn tidak mengira jawatan apa sekalipun asalkan dpt mberi sumbangan dan tidak bertentangan dgn syariat.

4. Kalau dia pengikut susah hendak ikut cakap

Kalau dia menjadi anak buah, dia payah hendak patuh dan taat kepada ketuanya. Kalau patuhpun kerana segan dimarahi ataupun krn diperhatikan org. Dia t’paksa m’buat kerja krn rela paksa ttp bkn ikhlas krn Allah.

5. Mudah marah

Orang yang ego cepat marah dan mudah tersinggung atau melenting. Kata-kata orang lain tidak diambil kira lagi apabila marahnya memuncak. Kalaupun marah itu tidak dizahirkan, tetapi perasaan marah dan benci itu tetap terpendam di dalam hatinya malah sukar untuk memaafkan orang lain.

6. Mudah tersinggung

Didlm sifat org yg pemarah itu, dia jg m’punyai sifat yg t’lalu emosional & mudah tersinggung. Dia tidak boleh melihat org lain lebih baik drpdnya, tidak boleh ditegur dan tidak boleh ada org yg cepat buat kesilapan, dia akan mudah terasa malah lebih teruk lagi jika dia akn merajuk. Kononnya nak minta org pujuklah tu.

7. Suka Berkawan dgn org bawahan supaya dirinya lebih menonjol

Dlm berkawan, dia gemar memilih kawan dari kalangan yang tidak menonjol atau org yg lebih rendah taraf atau pangkatnya dan tujuannya bukanlah utk bermesra tetapi supaya kehadirannya akan dirasai oleh oranr lain. Agar kemana-mana dia pergi orang akan nampak dia. Dia tidak senang hati kalau di dlm sesuatu majlis itu, dirinya tenggelam dan tidak diperasani oleh org lain.

8. Sukar untuk menerima pendapat orang lain

Orang ego pastinya tidak dapat menerima hakikat ada orang lain yang lebih tahu atau lebih daripadanya. Lebih-lebih lagi sekiranya dirinya dikenali ramai ataupun seorang pemimpin, pasti dia sukar untuk menerima teguran daripada anak buahnya walaupun teguran itu benar. Juga sukar bagi seseorang yang lebih tua untuk menerima kata-kata seseorang yang lebih muda daripadanya.

9. Dlm majlis perbincangan, tidak senang org lain m’beri pandangan

Tidak kira dalam majlis perbincangan rasmi atau tidak rasmi, dia tidak senang mendengar orang lain memberi pandangan atau pendapat.

10. Dlm majlis p’bincangan, tidak senang org lain m’beri pandangan

Apabila berada di dalam sesuatu majlis, dia suka menyampuk dan sering memotong percakapan orang lain. Lebih-lebih lagi sekiranya percakapan itu tidak bersesuaian dengan kehendak dan pandangannya. Mungkin juga supaya org nampak bhw dia banyak m’beri p’dapat dan pandangan di dlm majlis itu.

11. Di dalam majlis, hanya suka pandangannya sahaja diterima

Di dalam majlis juga, dia sukar mendengar apatah lagi menerimape

ndapat orang lain. Pendapatnya sahaja yang hendak didengar dan diterima pakai. Tambahan pula, kalau dia merasakan pendapatnya itu lebih baik.

12. Tidak senang kalau kemajuan tercetus di tangan orang lain

Walaupun org itu drpd kumpulan @ organisasi yg sama, dia tetap tidak senang kalau kemajuan itu t’cetus bukan dr hasil usahanya apatah lagi kalau org itu m’dpt pujian dan disanjung oleh orang lain. Dia ingin kemajuan dicetus ditangannya agar orang lain mengenalinya, memujinya dan menyanjunginya.

13. Sering bercakap dengan suara yang tinggi

Ketika berkata-kata, suaranya sering melebihi had yang sepatutnya. Ini lebih ketara apabila merah ataupun tidak puas hati. Dia tidak tahan dicabar, pasti dia akan mencabar semula.

14. Dia lebih gemar memperkenalkan dirinya

Kalau dia b’buat kerjanya @ dlm konteks yg lebih luas ruang lingkup serta peranan yg perlu dimainkan. Dia lebih gemar m’p’kenalkan tentang dirinya atau bhgn yg dipegangnya drpd m’perkenalkan ketuanya atau kumpulannya.

15. Sembahyang lewat serta tidak mahu berdoa selepas sembahyang

Melengah-lengahkan solat tandanya orang itu sombong dengan tuhan. Dia lupa bahawa tuhan yang menentukan masa depannya tetapi dia tidak mahu berdoa selepas solat walaupun sekejap. Lebih baik lagi jika dia sujud syukur setiap kali selepas menunaikan solat agar lahir rasa bersyukur memandangkan mungkin ketika membuat aktiviti harian kita terlupa atau terlalai untuk mengucapkan syukur atas nikmat Allah yg dikurniakan kpd kita.

PEMIMPIN KERAS, TEGAS DAN LEMAH LEMBUT SEMATA-MATA KERANA ALLAH

Saidina Umar R.A, khalifah yang kedua pernah berpidato ketika dilantik menjadi pemimpin umat Islam. Di antara kata-katanya ialah :

Alhamdulillah,

Aku diuji oleh Allah sbg pemimpin anda sekelian dan anda pun diuji Allah di bawah kepimpinanku. Sesungguhnya jawatan adlah cabaran. Jawatan adalah tempat ujian yg dtg bertubi-tubi. Wahai kaum muslimin ! Aku ini hanya salah seorg di kalangan kamu. Ya Allah ! Aku ini kasar berilah aku sifat lemah lembut, aku ini lemah maka berikanlah aku kekuatan. Aku dgn rakyat banyak takut dgn sifat kekerasan dan kekasaranku. Waktu aku b’sama Rasullulah, akulah yg m’jd pelayan dan hambanya, tidak ada seorg manusia yg dpt menyamai sifat lemah lembut dan kasih sayangnya t’hdp kaum muslimin. Kemudian aku memegang urusanmu. Wahai kaum muslimin ! ketahuilah bhw kekesaranku telah b’lipat kali ganda, ttp ia hanya akan ku gunakan t’hdp org-org yg suka kedamaian, jujur dan patuh maka aku akn b’sifat lemah lembut t’hdp mrk. Aku tidak akn m’biarkan sehingga b’lakunya seseorg mengenainya atau menyakiti orang lain. Aku akan letakkan pipinya ke tanah sehingga dia tunduk kepada kebesaran dan bersifat baik


Usah Merungkai Peribadi (I Luv Islam)

Bukan mudah untuk menjaga rahsia dan juga menjaga amanah. Kerana rahsia atau amanah itu adalah perkara paling berat dalam kehidupan kita. Begitu juga apabila sesuatu kepercayaan yang telah diletakkan kepada seseorang kepada kita, kepercayaan itu harus digengam erat tanpa sedikit pun perasaan untuk meleraikannya. Sekali kita cuba meleraikannya, seumur hidup kepercayaan itu tidak akan digalang lagi kepada kita.

Bukan mudah untuk mempercayai orang lain selain daripada diri sendiri. Sungguh besar nilai dan harga yang perlu dibayar untuk memastikan bahawa kepercayaan itu tidak dikhianati. Kepercayaan itu hadir daripada sebuah hubungan yang ikhlas, tanpa ada rasa sedikit pun keraguan terlintas. Sebab itu percaya membawa bahagia dan rasa diri berharga.


KISAH SILAM

Kisah silam yang dilalui oleh manusia tidak seharusnya dirungkai dan dicoret-coret isinya. Biarlah ia terus dikambus, dikambus oleh kebaikan dan amalan baik yang dilakukan. Manusia tidak pernah terlepas daripada melakukan kesilapan, dan perkara ini sering-kali diulang-ulang dari Quran bahawa kesilapan itu ditebus melalui sesalan. Sesalan yang bersungguh-sungguh dan bertekad untuk tidak melakukannya lagi, iaitu TAUBAT.

“Taubat ialah kembali taat kepada Allah s.w.t dan menyesal dengan bersungguh-sungguh terhadap dosa yang telah dilakukan sama ada dosa besar mahupun dosa kecil serta memohon keampunan dari Allah.”

Mengapa kita suka membaca isi silam orang lain? Adakah perkara itu sebuah keseronokan atau sebuah kelucuan yang harus kita sebar-sebarkan? Ataupun mungkin kita suka mencungkil-cungkil rahsia orang lain yang tersembunyi, kemudian dihebahkan kepada orang lain untuk merendahkan atau menghina seseorang itu? Islam melarang perbuatan mencungkil rahsia yang tersembunyi , kemudian menyebarkannya kepada umum. Perbuatan itu dikategorikan sebagai mengumpat/ghibah.

Rasulullah pernah bertanya makna mengumpat kepada para sahabatnya. Kemudian para sahabatnya mengatakan tidak tahu. Kemudian Rasulullah berkata;

“Mengumpat adalah ketika engkau membicarakan mengenai saudaramu sesuatu yang dia benci.”

Kemudian ada sahabat bertanya:

“Wahai Rasulullah, bagaimana kalau yang kami katakan itu betul-betul ada pada dirinya?”


Baginda menjawab;

“Jika yang kalian katakan itu benar, bererti kalian telah mengumpatnya. Namun jika apa yang kalian katakan itu tidak benar, bererti kalian telah memfitnahnya.” (Hadis riwayat Imam Muslim)

Berdasarkan hadith di atas, walaupun sesuatu perkara yang kita sebar-sebarkan itu sekalipun benar, tetapi tidak disukai oleh empunya diri maka ia termasuk dalam kategori mengumpat. Amat malang dan besar dosanya kepada sesiapa yang tergolong dalam golongan ini, kerana mereka yang tergolong dalam golongan ini disamakan dengan orang yang memakan daging saudaranya, sesuai dengan firman Allah;

“Janganlah sebahagian kalian mengumpat sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang telah mati? Maka tentulah kalian akan merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang.”
(al-Hujrat; ayat 12)


YANG TERSEMBUNYI TETAP TERSEMBUNYI


Rasulullah tidak pernah menghebahkan atau membuka keburukan orang lain yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, walaupun baginda mengetahui keburukan orang tersebut melalui pemberitahuan dari orang lain atau dari perlaku perbuatan tersebut. Hal ini dapat kita selami melalui sebuah hadith yang direkodkan Imam Muslim.

Diceritakan bahawa ada seorang lelaki datang berjumpa Rasulullah, kemudian dia berkata;

Wahai Rasulullah, aku mengubati seorang wanita di hujung bandar. Aku telah melakukan kepadanya (meraba-raba) , cuma aku tidak menyetubuhinya. Inilah aku, maka hukumlah aku apa yang engkau mahu.”

Lalu ‘Umar (Ibn Khattab) berkata kepadanya; “Allah telah tutupi keaibanmu jika engkau menutupi dirimu”.

Nabi s.a.w tidak berkata apa-apa. Lalu lelaki itu bangun dan terus berlalu pergi. Nabi s.a.w menyuruh seorang lelaki memanggilnya dan membaca kepadanya firman Allah dalam surah al-Hud ayat 114;

“Dan dirikanlah sembahyang pada dua bahagian siang (pagi dan petang), dan pada waktu-waktu yang berhampiran dengannya dari malam. Sesungguhnya kebaikan itu menghapuskan kejahatan. Perintah-perintah Allah yang demikian adalah menjadi peringatan bagi orang-orang yang mahu beringat”.

Kemudian ada seorang bertanya kepada rasulullah, “Wahai Nabi Allah, ini khas untuknya sahajakah?” Jawab Nabi saw, “Bahkan untuk manusia keseluruhannya”.

Jangan keliru atau terkeliru, Islam memang mengharamkan perbuatan yang mendekati kepada zina, lebih-lebih lagi zina. Tetapi Islam juga mengharamkan kita mendedahkan aib orang lain, iaitu perbuatan dosa yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak mengancam kepada keselamatan awam disamping perlaku tersebut berusaha untuk menyembunyikannya.

Al-Imam Yusuf al-Qardhawi dalam kitabnya yang bertajuk ‘Min Fiqh al-Daulah fi al-Islam’, m.s. 124, Kaherah: Dar al-Syuruq, ada menyatakan “Kemungkaran itu mesti nyata dan dilihat. Bagaimanapun, jika pelakunya melakukannya secara sembunyi-sembunyi dari pandangan manusia dan menutup pintu rumahnya, maka tidak seorang pun boleh mengintip atau merakamnya secara diam-diam dengan menggunakan alat elektronik atau kamera video atau menyerbu rumahnya untuk memastikan kemungkarannya. Inilah yang ditunjukkan pada lafaz hadis “barangsiapa yang melihat kemungkaran, maka hendaklah dia mengubahnya….”

Dikaitkan kewajipan mengubah itu dengan melihat atau menyaksikan kemungkaran. Tidak dikaitkan dengan mendengar tentang kemungkaran dari orang lain. Ini kerana Islam tidak menjatuhkan hukuman kepada orang yang mengerjakan kemungkaran secara bersembunyi dan tidak menampakkannya. Diserahkan hanya kepada Allah untuk menghisabnya pada hari kiamat. Hisab ini bukan menjadi kerja seseorang di dunia. Sehinggalah dia melakukannya secara terang-terangan dan menyingkap keaibannya. Bahkan hukuman Ilahi itu lebih ringan bagi orang menutupi kemungkarannya dengan menggunakan tabir Allah dan tidak menampakkan kederhakaannya.

Sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadith yang direkodkan oleh Imam Muslim dan Bukhari, “Setiap umatku diberikan keampunan kecuali orang-orang yang menampakkan (dosanya)”. Justeru, tiada seorang pun mempunyai kuasa untuk menjatuhkan hukuman terhadap kemungkaran- kemungkaran yang dilakukan secara sembunyi. Terutamanya maksiat hati seperti riyak, kemunafikan, kesombongan, dengki, kedekut dan lain-lainnya. Sekalipun agama menganggapnya sebagai dosa besar, namun tidak dibantah-selagi tidak zahir dalam bentuk amalan. Sebabnya ialah kita diperintahkan untuk menghakimi manusia apa yang kita nampak. Manakala hal-hal yang tersembunyi kita serahkan kepada Allah”.


PERINGATAN

Usahlah kita menilai dan menghukum seseorang itu berdasarkan kisah-kisah silam mereka. Usahlah kita bersangka buruk di atas kekhilafan yang pernah mereka lakukan. Usahlah menghina atau merendahkan darjat mereka di atas kehinaan yang pernah mereka lakukan. Tetapi nilailah kehidupan mereka pada masa kini, adililah mereka atas sikap dan perlakuan mereka pada hari ini, dan hukumilah mereka di atas apa yang mereka dipertanggungjawabk an pada masa kini. Pandanglah dengan pandangan segar, pandangan masa depan tanpa menoleh ke arah peristiwa atau titik-titik hitam di belakang hari.

Moga peringatan ini dititipkan kepada rakan-rakan kita yang lain, selain ia menjadi nasihat dan azimat kepada diri kita sendiri, kerana kehidupan itu ada fasa-fasanya.

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari sangkaan (supaya kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) kerana sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa; dan janganlah kamu mengintip mencari-cari kesalahan orang; dan janganlah setengah kamu mengumpat antara satu sama lain. Adakah seseorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang telah mati? maka sudah tentu kamu jijik kepadanya. (Oleh itu, patuhilah larangan-larangan yang tersebut) dan bertakwalah kamu kepada Allah; Sesungguhnya Allah penerima taubat, lagi Maha mengasihani” (al-Hujrat)





USAH MERUNGKAI PERIBADI
Yussamir Yusof
editOr : mawaryangtinggi

'gagahilah dirimu, teladanilah daku'





Saudara! Kau merdeka di alam yang baru,

Saudara! Kau merdeka dari belenggu itu,

Kalau betul kau berpegang pada tuhanmu,

Apa helah makhluk, tidak berbekas padamu.

 

Saudara! Kan musnah, tidak berbekas padamu.

Akan muincul di alam ini satu fajar baru,

Pancaran sinarnya akan memerdekakan ruhmu,

Lihat, nun fajar baru menari-nari menujumu,

Saudara! Darah badanku membeku mati,

Tidak mengalir kerana ikatan abadi,

Dia kan membawa sembahan ke lelangit tinggi,

Bertakhta medali di syurga nan abadi,

 

Saudara! Kau tangisi ats pemergianku,

Tersiram khusyuk dikuburanku,

Mereka nyalakan lilin dari reputanku,

Kejarlah dengannya kemenangan dan jaya,

Saudara! Jika ku tidur, jumpa kekasih,

Raudhah tuhanku telah tersedia dan isih,

Burung-burungnya berkepak silih,

Berada nian, berada di taman firdaus,

 

Saudara! Ikutilah kalian jejak langkahku,

Puak demi puak, angkatan baru susuli,

Meski pun ku mati, tapi mati suci,

Kaliankan lalu dengan kemenangan lagi,

Ku membela nama tuhan dan agama,

Dengan yakin atas sunnah, kujalan selama,

Entah demi kemenangan di merata dunia,

Entah untuk mendapat balasan dengan anbiya’.

(Sajak Sayyid Qutb sebelum syahid)